Hobi Sepeda Gunung Jalur Ciwidey-Cidaun yang Memacu Adrenalin

Hobi Bersepeda Gunung Jalur Ciwidey-Cidaun yang Memacu Adrenalin

Bersepeda merupakan kegiatan olahraga yang menyehatkan tubuh pun juga dapat dijadikan sebagai media rekreasi. Siapa saja yang menyukai kegiatan olahraga tertentu, akan terbiasa untuk melakukan olahraga tersebut secara rutin dengan senang hati. Sama halnya dengan mereka yang memiliki hobi olahraga sepeda gunung. Kegiatan olahraga sepeda gunung bagi kebanyakan orang memang dirasa sangat menyenangkan dan juga menantang. Banyak dari mereka yang memiliki hobi bersepeda berani memilih medan-medan yang dapat memacu adrenalin seperti medan yang terjal, bukit, atau hanya sekedar beradu kecepatan saja.

Olahraga sepeda gunung sebaiknya tidak dilakukan sendirian melainkan bersama-sama dengan tim/ kelompok komunitasnya masing-masing karena hobi bersepeda memerlukan kerja tim/kelompok yang dapat membantu meminimalisir terjadinya insiden buruk yang tidak diinginkan. Mengingat para penduduk tanah air yang menyukai bersepeda tidak sedikit, ini memudahkan para penggemar olahraga sepeda gunung semakin tertantang untuk melakukan adu cepat secara berkelompok dengan memperhatikan keselamatan bersama. Jalan yang dilalui oleh para penggemar olahraga sepeda gunung biasanya adalah jalan yang bergelombang, berpasir, penuh tanah, berkubangan air dan bahkan mereka menyukai jalan di sungai yang airnya masih mengalir meskipun arusnya tidak terlalu deras.

Jalur Ciwidey-Cidaun adalah jalur yang sering dijadikan alternatif pilihan bagi para penggemar olahraga sepeda gunung. Jalur tersebut dipilih karena mereka ingin memacu adrenalin di kawasan gunung yang menantang yaitu di kawasan Gunung Simpang. Untuk melewati jalur ini dibutuhkan persiapan yang matang karena tergolong jalur yang cukup berat. Jalur menantang ini cukup panjang dan membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar 17 jam untuk menyusurinya sampai finish. Jika anda ingin melakukan olahraga sepeda gunung di jalur ini anda akan melewati kawasan perkampungan yang ada di pedalaman dan juga kawasan hutan.

Saat menyusuri jalur ini anda akan menjumpai perkebunan teh yang asri dan alami yaitu perkebunan Ranca Bolang yang terletak di Ciwidey Bandung Selatan. Selain itu bagi anda para penggemar olahraga sepeda gunung anda akan melewati beberapa desa sampai ke desa yang ada di pinggir Gunung Simpang yaitu desa Londok. Bagi anda yang lebih menyukai single track maka anda dapat memulai awal perjalanan yang aman karena di desa ini jalan setapak mulai bisa dijumpai.

Saat anda berada di desa ini anda dapat menggunakan sedikit waktu untuk beristirahat sejenak sembari mengecek ulang berbagai kebutuhan yang anda perlukan. Jika ada barang yang masih belum anda bawa atau anda memerlukan sesuatu anda dapat mampir ke satu-satunya warung yang ada disana yang sering dijadikan tempat beristirahat sekaligus tempat mengisi perut bagi para penggemar olahraga sepeda gunung sebelum mereka beranjak memasuki kawasan hutan.

Di sebuah kawasan hutan yang merupakan hutan tropis anda akan menjumpai sungai kecil yang terasa mengganggu dan memotong aktivitas olahraga sepeda gunung anda. Namun jangan khawatir karena jika anda melihat dengan teliti dan seksama anda akan menemukan jembatan kayu yang dapat anda manfaatkan untuk melintasi dua sungai kecil tersebut. Syaratnya anda harus berhati-hati karena lagi-lagi anda menemukan medan yang memacu adrenalin yaitu njembatan kayu yang agak bergelombang dan sempit.

Selepas anda menyeberangi sungai kecil di kawasan hutan yang sepi tersebut anda akan disambut dengan jalur yang menanjak sampai pada puncak triangulasi gunung yang dapat dijangkau setelah anda mengayuh sepeda kesayangan anda selama kurang lebih 4 jam. Meskipun harus melalui waktu yang cukup lama untuk mencapai puncak triangulasi gunung ini namun rasa capek anda akan sedikit berkurang karena setelah anda mencapai puncak ini anda dapat berkomunikasi atau menggunakan smartphone anda untuk mengirim sms atau menelpon orang yang ingin anda hubungi, pasalnya hanya di tempat ini lah anda akan menemukan sinyal. Hehehe…

Setelah melalui tanjakan anda akan melewati lintasan menurun yang membutuhkan waktu sekitar 2 jam sampai anda keluar dari kawasan hutan dari puncak Gunung Simpang. Anda akan melewati berbagai macam variasi track yang menantang dengan jalur makadam yang agak landai. Meskipun jalur yang anda lalui ini adalah jalur yang menurun namun anda harus berwaspada untuk tetap memegang rem anda dan juga memperhatikan jalan setapak dengan seksama karena terkadang jalur jalan ini sedikit lincin sehingga dapat membuat anda tergelincir. Setelah anda melewati jalan dengan jalur menurun ini anda akan menemukan sebuah desa bernama Cihalium yang menyediakan tempat bermalam bagi para penggemar olahraga sepeda gunung.

Dari desa tempat peristirahaatan tersebut anda harus menempuh sekitar 25 km untuk mencapai finish di Cidaun. Beberapa tanjakan dengan liku-liku yang tajam akan sedikit menguras tenaga anda karena jalan ini sebagian besar merupakan turunan jalan yang panjang.

Melakukan kegiatan olahraga yakni bersepeda di alam yang bebas dengan berbagai macam medan/ track menantang yang harus dilewati, disaat itulah adrenalin kita memuncak. Dengan semangat yang berkobar-kobar kita akan terus berusaha menerjang rintangan-rintangan yang ada di depan mata demi mencapai garis finish yang telah ditentukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *