Tag Archives: Adventure

DISKON HINGGA 50% DI GRAND OPENING CARTENZ KLATEN

DISKON HINGGA 50% DI GRAND OPENING CARTENZ KLATEN

Lagi kangen pendakian? Atau lagi rindu sama petualangan? Nah, ini saatnya spesial untuk warga Klaten dan sekitarnya untuk merasakan diskon spesial hingga 50% untuk perlengkapan petualanganmu.

Nikmati acara Grand Opening Cartenz Klaten yang akan kami laksanakan Sabtu, 10 Juni 2017 ini di Cartenz Adventure Store Indonesia – Jalan Pemuda no.114 (depan Plasa Matahari Klaten). Diskon khusus hingga 50% ini bisa di nikmati dengan beberapa hiburan yang akan kami berikan untuk para #cozmeeder.

Klaten sebagai salah satu kota lokasi tujuan wisata yang cukup populer di dunia traveling dengan adanya wisata air seperti Umbul Ponggok, Umbul Cokro, Umbul Manten dan lainnya. Menambah kegiatan wisata dan petualangan yang wajib di coba saat bekunjung ke Klaten.

Nah, jika #cozmeeder main ke Klaten, ayo mampir di Cartenz Adventure Store Klaten di malam Minggumu nanti. Acara yang akan kami sajikan akan membuat akhir pekanmu menjadi istimewa dan berkesan.

Jangan lupa untuk mengajak teman petualananmu, teman dekat, keluarga, dan lain – lain untuk bisa mampir ke Cartenz Klaten dan menikmati keseruan diskon hingga 50%. Jangan sampai dilewatkan ya #cozmeeder Solo Raya.

 

PENDAKI GUNUNG YANG BAIK

PENDAKI GUNUNG YANG BAIK

Naik gunung adalah kegiatan luar ruangan atau sebut saja alam bebas. Siapa sih yang gak pengen naik gunung? Bahkan sekarang naik gunung menjadi hobi yang cukup digandrungi oleh para pecinta petualangan. Ada yang bilang, “ngapain sih naik gunung? Naik gunung itu capek, ngabisin duit dan lain lain”. Tapi yang di dapat dari naik gunung itu tidak akan bisa terbayar dengan harga berapapun. Entah itu pengalamanya, sukanya, dukanya atau malah kenanganya? hehe. Yang pasti perasaan tentang apa yang di dapat dari naik gunung hanya bisa dijawab oleh para pendaki atau orang – orang yang notabene pernah naik gunung.

Kalau dibilang naik gunung itu capek, ya emang capek. Tapi kegiatan ini akan membawa kita pada pendalaman untuk mengetahui karakter diri kita sendiri. Karena menurut Edmund Hillary “Bukan gunung yang harus kita taklukan, melainkan diri kita sendiri.” Nah, naik gunung juga salah satu kegiatan alam bebas yang memiliki pesan baik untuk melatih kesabaran, disiplin, tanggung jawab dan belajar tentang bagaimana kita bersyukur kepada Tuhan. Naik gunung juga bisa juga seperti filosofi kehidupan, dimana ketika kita ingin mencapai puncak atau kesuksesan kita harus berjuang dan bersusah payah terlebih dahulu. Dan banyak nilai yang bisa kita petik dari sebuah pendakian jika kita benar – benar memaknai pendakian.

Akan ada banyak cerita yang didapat dari naik gunung dari kebersamaan, persaudaraan, kebahagiaan, pengalaman, suka, duka dan lain sebagainya. Naik gunung yang sebenarnya adalah bagaimana kita bisa menghargai alam dan tetap menjaga dan melestarikannya. Bukan dengan meninggalkan sampah dan melakukan kerusakan lainnya. Naik gunung mendidik kita untuk selalu menjaga alam, menjaga kebersihan dan kelesatriannya.

Jadilah pendaki gunung yang baik, bukan pendaki gunung yang hanya mengejar sensasi untuk mendapat like yang banyak di social media. Yup, wajar jika kita ingin mendapat like banyak di social media tapi jangan pernah lupa bahwa kita punya kewajiban untuk membawa sampah kita turun. Karena pendaki gunung yang baik adalah pendaki yang sadar bahwa alam harus di rawat dan dijaga dengan sebaik-baiknya.

Jangan naik gunung kalau cuma mau ninggalin sampah. Yuk, bersama-sama kita memulai untuk menanamkan sifat peduli kepada alam. Tidak perlu melihat yang lain tapi lihatlah diri kita sendiri terlebih dahulu. Apakah kita pernah melakukan kerusakan atau malah kita melakukan yang berguna untuk alam. Jadilah pendaki gunung yang baik ya #Cozmeeder J

Jangan mengambil apapun selain gambar, jangan meninggalkan apapun selain jejak, jangan membunuh apapun selain waktu.” (Anonymous)

 

RAMADHAN ADALAH PETUALANGAN BARU

RAMADHAN ADALAH PETUALANGAN BARU

Masih semangat puasa #cozmeeder? Puasa adalah salah satu petualangan yang harus kita hadapi sebuan ke depan. Puasa menjanjikan banyak keindahan saat melewati jalur -demi jalur untuk menggapai kemenangan di puncak kemenangan Ramadhan.

Antara Ramadhan dan  petualangan baru memiliki kesamaan, yaitu sama – sama  kita perjuangkan demi mendapat kemenangan. Petualangan itu berupa puasa, sabar, menjaga hati, penakhlukan diri, mempersiapkan logistik akhirat dan lain sebagainya.

Ramadhan adalah petualangan baru, sebuah petualangan untuk menakhlukan diri sendiri. Karena yang berhasil dari petualangan pendakian gunung  adalah bukan penakhlukan sebuah gunung tersebut tapi penakhlukan diri sendiri.

Nah, Cozmeed juga punya koleksi terbaru nih untuk menjadi teman Ramadhanmu, atau kegiatan hari – harimu dan bisa juga untuk hari rayamu nanti loh #cozmeeder hehe. Yuk nambah koleksi petualanganmu dengan Cozmeed yang bisa kamu dapatkan di Cartenz Adventure Store Indonesia dan www.cozmeed.net.

#cozmeed #cozmeedbrotherhood #lifetimebrotherhood #hikeresponsibly

 

TERIMAKASIH COZMEEDER

TERIMAKASIH COZMEEDER

COZMEED, Lifetime Brotherhood. Perjalanan & petualangan membuat kami terinspirasi. Terimakasih #cozmeeder sudah menjadi bagian dari kami. Terimakasih sudah mempercayakan petualangan dan perjalanan bersama produk – produk kami.

Produk kami juga berusaha menjadi lebih baik untuk terus bisa menemani Anda bertualang dan melakukan perjalanan. Namun, kami juga berusaha untuk meluaskan sayap agar produk kami tidak hanya digunakan saat mendaki gunung dan kegiatan luar ruangan yang penuh tantangan tetapi juga bisa menjadi bagian dari hari – harimu.

Cozmeeder, kami akan terus berterimakasih jika produk kami menjadi partner jalan yang asik untuk para #cozmeeder. Perjalanan dan petualangan yang Anda lakukan dengan menggunakan produk kami adalah sebuah kebanggaan dan akan membuat kami terus belajar dan terinspirasi.

Produk kami akan terus berusaha menjangkau perjalanan, petualangan, dan hari – harimu yang menyenangkan. Kami bangga dengan kebersamaan selama ini bersama #cozmeeder. Perjalanan yang selama ini terjalin di pendakian gunung, bukit, pantai, dan lain sebagainya. Semoga kebersamaan terus berlanjut.

Terimakasih Cozmeeder, telah menjadi bagian dari kami. Sudah mempercayakan petualanganmu dengan produk kami. Kami memberikan kesempatan untuk mengirimkan kritik & saran atau pertanyaan seputar kami, bisa kirimkan ke cozmeedcare@gmail.com. 

#cozmeed #cozmeedbrotherhood #partnerinadventure #hikeresponsibly

 

7 Tips Mengantisipasi Penyakit Asma Ketika Pendakian

Mengantisipasi penyakit asma ketika pendakian- Bagi anda penderita asma yang ingin mendaki gunung sebaiknya senantiasa mengantisipasi penyakit asma ketika pendakian agar tidak kambuh. Asma merupakan kondisi dimana paru-paru dalam keadaan kronis yang ditandai dengan kesulitan dalam bernafas. Selama serangan nafas ini berlangsung, maka saluran pernafasan akan teriritasi lalu mengalami penyempitan yang mengakibatkan aliran udara dari dan menuju paru-paru menjadi terhambat. Anda perlu mengantisipasi penyakit asma ketika pendakian untuk meminimalkan penyakit tersebut tidak ambuh atau tidak semakin parah.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa orang dengan penyakit asma lebih rentan ketika bepergian menuju tempat yang tinggi dibanding orang tanpa riwayat asma. Karena semakin tinggi tempat maka kadar oksigen akan semakin menipis. Untuk mengantisipasi penyakit asma ketika pendakian anda bisa melakukan tips berikut:

  1. Konsultasi dengan dokter beberapa hari sebelum keberangkatan

Untuk mengantisipasi penyakit asma ketika pendakian sebaiknya anda tidak lupa untuk melakukan konsultasi dengan dokter beberapa hari sebelum pendakian. Karena dokter akan memberikan resep untuk memberikan perlindungan yang ekstra selama perjalanan anda dengan pengobatan pencegahan termasuk memberikan obat minum saat situasi darurat.

  1. Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit

Orang dengan penyakit asma memiliki saluran pernafasan yang hiper-responsif atau sensitif. Untuk mengantisipasi penyakit asma ketika pendakian agar tidak kambuh anda harus memastikan bahwa tubuh anda dalam kondisi fit. Jika anda merasa kondisi tubuh anda drop sebaiknya anda tidak memaksakan diri untuk mengantisipasi hal buruk yang tidak diharapkan.

  1. Lakukan pendakian sesuai kemampuan

Untuk mengantisipasi penyakit asma ketika pendakian agar asma anda tidak kambuh sebaiknya lakukan pendakian secara perlahan-lahan sesuai dengan kemampuan diri. Sebaiknya anda juga tidak memaksakan kemampuan anda apalagi ketinggian begitu memiliki efek untuk kestabilan penderita asma meskipun sedikit.

Jika penyakit asma anda cukup parah jika sudah merasa lelah atau shock sebaiknya beristirahat sejenak. Hal ini bertujuan agar tubuh anda bisa menyesuaikan diri dengan lokasi ketinggian dengan oksigen yang semakin menipis.

  1. Pertahankan kondisi tubuh tetap hangat

Hal yang bisa mengakibatkan asma kambuh adalah debu dan udara yang dingin. Di dataran tinggi umumnya debu tungau tidak bisa bertahan hidup namun yang berpotensi membuat kambuh asma adalah udara dingin. Untuk mengantisipasi penyakit asma ketika pendakian pastikan kondisi tubuh anda hangat dengan perlengkapan pelindung tubuh yang standard seperti: jaket, penutup kepala, kaos kaki, kaos tangan, bahkan penutup leher.

  1. Perhatikan posisi tidur

Posisi tidur sangat mempengaruhi penderita asma dalam bernafas, untuk mengantisipasi penyakit asma ketika pendakian agar tidak kambuh sebaiknya anda tidur dalam posisi duduk atau setengah duduk. Hal ini bertujuan agar pernafasan anda lebih lancar, karena karena jika anda tidur dengan telentang maka anda akan mengalami sesak dan penyakit asma anda bisa kambuh. Selain itu jangan sampai tidur terlalu pulas karena bisa mengakibatkan anda bisa pingsan.

  1. Hindari mengikuti kegiatan yang ekstrem

Para pendaki terkadang ingin melakukan keseruan untuk menghilangkan hawa dingin yang menggigit dengan beberapa permainan. Jika permainan tersebut sedikit ekstrem sebaiknya anda tidak ikut berpartisipasi. Anda sendiri yang bisa mengukur tingkat kemampuan anda dalam beraktifitas.

  1. Pertimbangkan adanya inhaler

Bagi anda penderita asma yang berat sebaiknya anda mempertimbangkan adanya inhaler. Sebelum memanfaatkan inhaler untuk mengantisipasi penyakit asma ketika pendakian di pegunungan sebaiknya anda harus memanaskan alat tersebut menggunakan panas tubuh maupun tangan.

Dataran tinggi bukan lokasi yang harus dihindari anda bisa memastikan waspada dan telah mempersiapkan jurus untuk mengantisipasi penyakit asma ketika pendakian anda kambuh.

Inilah Kisaran Biaya Untuk Perlengkapan Pendakian

Inilah Kisaran Biaya Untuk Perlengkapan Pendakian

Seseorang yang akan melakukan sebuah pendakian maka melakukan banyak persiapan yang matang, tidak hanya persiapan fisik dan mental, namun anda juga harus mempersiapkan manajemen dan perlengkapan mendaki juga harus diperhatikan dengan baik. Seperti halnya perlengkapan anda harus benar-benar mengeceknya dan memenuhi dengan baik, namun untuk perlengkapan membutuhkan biaya mendaki yang cukup banyak. Pasalnya dengan perlengkapan yang memadai maka anda sudah memenuhi safety dalam pendakian.

Nah, dengan membahas masalah pendakian anda juga harus mengetahui beberapa perlengkapan yang harus dipenuhi sebagai dasar peralatan mendaki. Sebenarnya memilih peralatan mendaki harus fleksibel dan memiliki banyak manfaat. Berikut ini macam-macam dan biaya perlengkapan mendaki yang harus dipenuhi.

Macam dan Biaya Perlengkapan Mendaki

  • Tas Ransel/Gunung
    Untuk tas ransel ini memang harus dimiliki oleh seorang pendaki, pasalnya tas ransel ini akan berfungsi untuk membawa barang-barang penting anda. Dalam memilih tas ransel ini anda harus memilih dengan tepat, dimaksud tepat ini anda harus memilih yang sesuai dengan postur tubuh, sesuai kebutuhan dan sesuai dengan biaya perlengkapan mendaki anda. Untuk harga tas ransel untuk pendaki ini tidak terlalu mahal, untuk info bagi anda yang akan mendaki harga tas ransel mencapai Rp. 250.000 hingga Rp. 1 jutaan harga ini tergantung dari merk dan kualitas yang akan diberikan dengan biaya perlengkapan mendaki yang anda miliki.
  • Jaket Gunung
    Diantara beberapa perlengkapan mendaki yang paling dasar dan harus dipenuhi ialah jaket, namun jaket yang harus anda gunakan juga harus dengan jaket yang cocok digunakan untuk di gunung. Namun yang harus anda ketahui biaya perlengkapan mendaki ini memang cukup mahal, untuk jaket yang cocok dengan suhu dingin dan tahan dari angin memiliki harga yang cukup mahal. Yang terpenting dalam memilih jaket gunung anda memilih jaket waterproof dan weatherproof, untuk bocoran harganya bagi anda yang akan menyiapkan biaya perlengkapan mendaki maka untuk jaket gunung ini dimulai harga Rp. 300.000 hingaa Rp. 1.000.000 tergantung dari merk, bahan dan fasilitas dari tas tersebut.
  • Sepatu dan Sandal Gunung
    Sepatu dan sandal gunung ini juga menjadi piranti yang wajib untuk anda penuhi sebagai pecinta alam sejati. Pasalnya desain dan bahan yang digunakan pada sepatu gunung ini memang sudah ditunjukkan untuk trek di gunung. Dari fungsinya juga sudah jelas untuk digunakan trek menanjak dan sepatu gunung ini akan memiliki jenis waterproof jadi bisa untuk menerjang lumpur atau genangan air, maka dari itu biaya perlengkapan mendaki ini menjadi mahal.

Selain sepatu, sandal juga akan disesuaikan untuk trek di gunung juga yang pasti akan menggunakan bahan yang berkualitas dan yang pasti untuk sandal gunung akan menggunakan tali agar tidak mengganggu perjalanan anda dan akan mempengaruhi biaya perlengkapan mendaki anda.

Untuk sepatu mencapai harga Rp. 500.000 hingga Rp. 2.000.000 sedangkan untuk sandal mencapai harga Rp. 100.000 hingga Rp. 1.000.000 hanya tergantung merk dan besar kecilnya biaya perlengkapan mendaki yang anda miliki.

  • Tenda Dome
    Tenda merupakan salah satu perlengkapan yang harus dipenuhi namun tidak bersifat individu, pasalnya tenda ini akan dipergunakan sebagai kelompok. Yang perlu anda ketahui bahwa tenda ini memiliki banyak macamnya dan juga merk, maka dari itu untuk biaya perlengkapan mendaki menjadi tidak bisa ditargetkan.

Dari beberapa perlengkapan mendaki yang sudah disebutkan diatas bisa menjadi refrensi bagi anda dan bisa menjadi acuan biaya perlengkapan mendaki. Dengan mengetahui harga masing-masing perlengkapan akan memudahkan menyiapkan dana yang mencapai kisaran Rp. 5.000.000an.

Tips dan Trik Agar Tidak Cepat Lelah Bersepeda Jarak Jauh

Tips dan Trik Agar Tidak Cepat Lelah Bersepeda Jarak Jauh

Untuk mendapatkan hidup sehat memang sangat banyak yagharrus di pilih dan dilakukan, seperti halnya saagt ini banyak yang meminati olehraga bersepeda, selain olahraga bersepeda ini memberikan dampak positif bagi kesehatan, bersepeda saat ini menjadi gaya hidup manusia yang menjadikan gaya hidup glamour.
Dalam bersepeda kita yang akan bisa menentukan rute yang akan kita tempuh dengan jarak jauh ataupun jarak pendek hanya sekedar bisa mengeluarkan keringat. Namun jika para pecinta olahraga bersepeda ini biasanya memilih rute yang cukup jauh dan memilih rute yang banyak pemandangan alam dan wisata yang akan dituju, hal tersebut akakn memberikan semangat tersendiri dalam mengayuh sepedanya, bersepeda denga jarak jauh bisa juga memberikan peningkatan terhadap adrenaline dan mendapat pengalaman baru.
Jika para biker yang memilih tempat tujuan sepeerti tempat wisata dan memiliki jarak tempuh yang jauh, mereka harus mempersiapkan diri seperti kondisi tubuh, mental dan tidak lupa kondisi sepeda yang akan kita gunakan. Selain itu juga kita harus mempelajari terlibih dahulu teknik-teknik bersepeda dengan jarak jauh dan medan yang cukup sulit, hal tersebut bisa untuk mengurangi resiko kecelakaan pada diri kita sendiri. Memang olahraga bersepada tersebut seperti olahraga lari, mereka yang utama menggunakan kekuatan kaki dan dibantu dengan kekuatan tangan, dengan ini olahraga bersepeda akan banyak menguras tenaga para pecinta olahraga bersepeda.
Agar kita tetap nayaman dan enjoy dalam bersepeda dengan jarak tempuh yang cukup jauh, sebaiknya periksa kondisi sepeda sudah memungkinkan apa belum, peralatan sepeda yang dibutuhkan secara umum. Selain itu juga ada beberapa tips-tips bersepeda agar tidak cepat lelah saat mengayuh sepeda dengan jarak tempuh yang cukup jauh, tips-tips tersebut ialah :

  1. Mempersiapkan kondisi tubuh dengan istirahat, hal ini sangat pentng untuk dilakukan oleh seseorang yang akan melakukan bersepeda dengan jarak jauh, pasalnya mereka membutuhkan tenaga dan kondisi tubuh yang baik, agar saat berangkat bersepeda tubuh sudah lebih bugar dan tetap bersemangat.
  2. Berlatih, dalam poin ini semua harus melakukannya, pasalnya semua olehraga apapun itu harus memerlukan latihan, jika hal tersebut tidak dilakukan maka para biker akan mendapat permasalahan atau kendala jika langsung berada alam rute dan medan yang cukup jauh, sebaiknya sebelum melakuka bersepeda jarak jauh kta harus latihan dengan jarak 2km perhari, hal tersebut bertujuan agar kita bisa mengatur pernapasan dan juga otot-otot tubuh agar tidak mengalami cedera jika langsung dalam rute yang cukup jauh.
  3. Makanan berserat, seorang biker yang sudah berpengalaman sudah semestinya mengetahui bagaimana pola makan yang harus dipenuhi untuk menyiapkan tubuhnya untuk bersepeda dengan jarak jauh. Pasalnya bersepeda dengan jarak jauh akan banyak menguras energi, ada beberapa makanan yang harus di penuhi yakni di malam hari sering makan buah-buahan yang mengandung mineral. Saat bersepada tidak lupa berbekal dengan makanan yang manis-manis, hal tersebut bertujuan untuk menyulapi suplemen tenaga bagi tubuh.
  4. Posisi gear sepeda, mempersiapkan sepeda dengan keperluan yang akan kita tempuh nanti memang sangat penting, salah satunya ialah dengan memilih dan mengatur posisi gear sepeda. Posisi gear sepeda tersebut akan mengatur ritme tenaga yang akan dikeluarkan, jika para biker sudah mulai berat atau lelah dalam mengayuh sebaiknya biker mengatur posisi gear dengan gear sepeda yang lebih ringan.
    Ada beberapa cara yang baik yang harus dipahami seorang biker dalam teknik pemindahan gear. Pasalnya saat melakukan gowes dengan jarak jauh tersebut kita akan menemukan jalan yang tidak sama, jika kita bersepeda di rute yang dinilai datar maka bker tidak akan kesulitan dalam memindahkan posisi gear, namun jika sudah menemukan rute off-road, maka kita akan harus mengetahui cara yang benar dalam pemindahan gear. Saat seorang biker menempuh jalan yang menanjak sebaiknya biker lekas mengganti gear yang lebih ringan, namun pemindahan yang benar tersebut saat pemindahan dari gear berat ke gear yang lebih ringan tersebut tidak boleh berhenti mengayuh, jika biker saat peminddahan tersebut berhenti mengayuh maka kecepatan sepeda akan otomatis menurun dan terasa berat saat dikayuh. Dalam pemindahan gear ridak boleh memindahkan gear dengan lompatan atau perpindahan secara langsung, seperti saat power pedal sedang dikayuh dengan berat dan langsung di pindahkan maka hal yang akan terjadi ialah keausan gigi gear, rantai bisa slip bahkan bisa saja terjadi rantai putus.

Dari beberapa tips-tips mempersiapkan diri untuk melakukan bersepeda dengan jarak jauh tersebut sangat penting dan harus kita penuhi, hal tersebut sangat membantu dan mengurangi resiko kecelakaan pada diri kita. Para biker setelah bersepeda dengan jarak cukup jauh harus mengatur kembali tenaga yang sudah banyak dikeluarkan saat bersepeda tadi, yang harus dlakukan ialah istirahat yang cukup, menyupali tenaga dan fisik dengan mengkonsumsi beberapa vitamin dan nutrisi.

Hal-Hal Yang Harus Kamu Perhatikan Sebelum Mendaki Gunung

_MG_0449

Mendaki gunung adalah suatu kegiatan yang bisa dilakukan siapa saja, baik untuk cewek, cowok, tua, muda ataupun kakek-kakek (kakek-kakek super yang masih memiliki jiwa muda yang tinggi haha) intinya siapapun bisa melakukan hal ini. Apa lagi untuk akhir-akhir ini mendaki gunung menjadi sebuah trend baru yang banyak diminati oleh sebagian anak muda. Mereka pun memiliki motivasi tersendiri dalam mendaki gunung, seperti ikut-ikutan temen, mengisi liburan, mendapatkan sesuatu yang baru, atau untuk sekedar foto-foto saja untuk di upload di sosial media seperti instagram, facebook, twitter dan masih banyak lagi.

Gak ada yang salah dari motivasi-motivasi diatas, pada dasarnya semuanya menginginkan sesuatu yang sama, yaitu kebahagian. Silahkan saja ikut-ikutan, siapa tau jadi suka beneran, dan jadi lebih peduli untuk menjaga alam Indonesia ini. Namun jangan dikira mendaki gunung itu mudah, apalagi untuk pemula yang masih baru sekali mencobanya. banyak sekali hal yang harus anda persiapkan sebelum mendaki gunung. Berikut beberapa hal yang harus anda siapkan sebelum mendaki gunung:

  1. Cari informasi mengenai gunung yang akan kalian kunjungi

Hal pertama yang harus anda parsiapkan dalam mendaki gunung adalah mencari informasi sebanyak mungkin mengenai gunung yang akan kalian daki, dari segi jalur mana yang harus dilewati, medanya seperti apa, gunung tersebut bahaya atau tidak jika melakukan pendakian, post-post yang harus dilewati, dan masih banyak lainya. Anda bisa mencari informasi melalui internet atau ataupun teman anda yang lebih tahu mengenai gunung yang akan kalian daki. Ini sangat penting agar kita siap menghadapi medan yang akan kita lalui

  1. Persiapkan diri anda dengan melakukan olahraga fisik sebelum mendaki gunung

Dalam mendaki gunung dibutuhkan stamina yang bagus agar sampai puncak dengan selamat. Lakukan olahraga fisik secara rutin sebelum mendaki gunung agar tubuh kita siap untuk menghadapi medan yang tidak biasa kita lalui. Hal ini juga untuk menjaga tubuh kita agar tetap bugar, semakin tinggi gunung yang kita daki maka akan semakin sedikit oksigen yang bisa kita hirup. Lakukan jogging secara rutin dan tambah kebutuhan gizi kita agar tubuh tetap berada dalam kondisi yang fit.

  1. Bawa barang yang dibutuhkan saja

Banyak sekali pemula yang membawa barang tidak penting ke gunung. Semakin banyak barang yang kamu bawa maka akan semakin berat beban yang akan lalui untuk sampai puncak gunung. Pintarlah dalam memilih-milih barang yang berguna.

  1. Slepping bag dan tenda

Untuk anda yang mungkin sehari mendaki beres, bisa langsung pulang tidak perlu membawa sleeping bag atau tenda mungkin tidak menjadi masalah, namun jika mendaki gunung diperlukan waktu beberapa hari tentu anda harus membawa sleeping bag atau tenda untuk perlengkapan tidur kita.

  1. Bawa jaket untuk menghangatkan tubuh disaat kedinginan

Pilihlah jaket yang memiliki bahan wol atau katun untuk anda gunakan dalam melakukan sebuah pendakian. Sebisa mungkin hindari penggunaan pakain berbahan jeans yang akan sangat memakan waktu jika kain itu basah.

  1. Gunakan sepatu hiking

Dalam mendaki gunung kegiatan utama kita adalah berjalan kaki, nah untuk perlindungan kegiatan utama kita sebaiknya anda menggunakan sebuah sepatu hiking untuk melindungi kaki kita dari ancaman yang mungkin terjadi di perjalanan kita mendaki gunung.

  1. Bawa makan instan yang praktis

Dalam mendaki gunung tentu kita harus mengisi perut kita agar siap menghadapi tantangan selanjutnya, anda bisa memilih makanan instan yang mudah untuk dimakan dan awet berhari-hari. Kesalahan dalam membawa makanan bisa berakibat gagalnya acara mendaki gunung kita.

  1. Bawa perlengkapan memasak

Kami sangat menyarankan anda untuk membawa kompor yang praktis seperti kompor portable atau alat lainya. Sebagai wadah untuk memasak pilihlah panci yang kecil agar mudah untuk dibawa.

  1. Obat P3K

Dalam mendaki gunung kita sering dihadapkan pada suatu medan yang memiliki suhu berbeda dari yang biasa kita jalani. Akibatnya tubuh sering drop ketika dalam perjalanan, untuk mengatasi tersebut bawalah obat P3K seperti obat sakit kepala, obat masuk angin, atau untuk anda yang mengidap penyakit tertentu anda harus membawa obat tersebut untuk berjaga-jaga

  1. Jas hujan

Dalam mendaki gunung kita tidak bisa memprediksi cuaca seperti apa yang kita lalui, bisa saja ditengah perjalanan akan terjadi hujan. Untuk mengatasi cuaca yang kayak gini, bawalah jas hujan untuk melindungi tubuh anda dari dinginya air hujan agar tubuh tetap fit.

Berikut beberapa hal yang harus anda perhatikan dalam melakukan pendakian gunung agar selamat sampai puncak dan kembali dengan selamat. Demikian beberapa hal yang harus anda persiapkan dalam melakukan sebuah pendakian gunung, selamat mencoba, semoga bermanfaat

7 Tips Bagi Para Traveler Petualang

IMG_0441

Berencana untuk keluar dari rutinitas yang penat dan membosankan, ingin melihat dunia yang fana ini dari sisi lain? Kalau begitu kamu sedang membaca artikel yang tepat. Kita akan membahas tips agar petualangan kamu sebagai traveler petualang lebih lancar dan mulus. Tapi beberapa rintangan yang akan ada untuk kamu hadapi bisa jadi hal yang bagus untuk kamu traveler petualang. Seperti kata pepetah lama “bukanlah sebuah petualangan jika tak ada rintangan dan kesusahan didalamnya…” (itu pepatah bukan sih).

  • Tetap fleksibel. Jika kamu seorang traveler petualang maka kamu harus bisa menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada. Semua hal di dunia ini bisa berubah-ubah tanpa sepengetahuan kita dan di luar kehendak kita.

Pagi yang cerah ketika kamu akan milai perjalananmu bisa menjadi awan mendung dan hujan lebat. Bis yang datang terlambat ketika jadwal perjalanan sudah kamu jadwalkan dengan baik atau perbekalan kamu yang sengaja kamu siapkan harus hilang ditengah jalan.

Sukses atau tidaknya petualanganmu, kamu lah yang menentuakan. Ingatlah jika alur cerita perjalananmu bisa berubah tanpa kamu minta, ikuti saja alurnya. Itu merupakan salah satu hal yang bisa membuat para traveler petualang tidak dapat melupakan perjalanannya.

  • Pahami adat istiadat dan kebudayaan tempat yang akan kamu kunjungi. Destinasi tempat yang kamu kunjungi bisa jadi tempat yang sama sekali berbeda dengan tempat yang kamu tinggali sekarang. Entah itu dari segi kebiasaan, makanan, adat istiadat, bahasa dan tentunya kebudayaan yang berbeda pula.

Ad baiknya sebelum kamu mulai perjalananmu, kami cari tahu dulu seperti apa tampat itu, suhu udara, lingkungan, dan adat istiadat yang berlaku disana. Penting bagi kamu para traveler petualang untuk melakuakn hal ini. Karena status kamu sebagai tamu bukannya orang asing yang tidak tahu aturan. Karena bisa saja kesalahan jadi hal buruk, seperti kena kurungan atau bahkan bisa lebih buruk dari pada itu.

  • Berkemaslah seperlunya. Kamu mungkin akan bepergian dalam waktu dua atau tiga minngu, tapi ingatlah hanya untuk berkemas seolah-olah itu untuk satu minggu. Jika memang harus membawa banyak barang, usahakan untuk memilih barang ang penting dan menjadi prioritas utama.

Apalagi jika kamu para traveler petualang perjalananmu akan didominasi oleh perjalanan dengan menggunakan kaki. Harapan kamu aka tercukupi kebutuhanmu di tempat destinasi malah hanya akan memperberat beban hidup, eh… beban pundak yang cukup menguras energi.

Tidak ada yang lebih buruk dari bepergian hanya untuk beristirahat setelah sampai bukannya menikmati ligkungan setempat.

  • Usahakan untuk mempunyai koneksi. Jika kamu memutuskan untuk menjadi traveler petualang solo, usahakan kamu mempunyai koneksi pada tempat destinasi yang akan kamu datangi. Kalau tidak ada cari orang yang tepat dan bisa kamu percaya di tempat tersebut.

Berada ditempat yang sama sekali baru dan asing menjadikan para traveler petualang atau pelancong menjadi sasaran empuk berbagai tindak kejahatan. koneksi atau kenalan yang bisa kamu percaya bisa sangat membatu kamu para traveler petualang. Kamu akan membutuhkan nasehat seseorang yang memang tahu seluk beluk tempat tersebut, tempat makan, tempat menginap dan spot yang ada pada tempat tersebut.

  • Abadikan perjalananmu. Mengambil beberapa jepretan dari indahnya panorama yang kamu lewati atau membuat jurnal perjalanan yang bisa kamu gunakan untuk berbagi pengalaman merupakan hal yang pastinya tidak bisa terlewatkan.

Mungkin kamu akan berfikir akan sanggup mengingat setiap jengkal tanah dan situasi yang telah kamu lewati. Tapi bukan berarti mengabadikan momentum menjadi hal yang tidak penting. Suatu saat nanti ketika kamu membuka gallery photo atau jurnal lamamu kamu akan tahu betapa indahnya kenangan yang telah kau lewati sebagai traveler petualang.

  • Pahami kekuatan tubuhmu dan batasannya. Ketika kamu sampai di tempat destinasi hal yang ada diotak mungkin tentang tempat yang akan kamu kunjungi seperti pegunungan, laut ataupun pantai.

Segudang aktifitas asyik sudah ada dalam pikiran kamu para traveler petualang, seperti mendaki gunung, bersepeda menuruni gunung, memanjat tebing, ataupun surfing di pantai. Sebelum kamu melakukan itu semua ukur dahulu kemempuan kamu, apakah skillmu cukup mengatasi pada kondisi alam yang baru atau kondisi tubuhmu yang ada dalam keadaan fit atau tidak.

Hal-hal seperti itu perlu kamu pertimbangkan dengan matang para traveler petualang, jangan sampai karena kurang perhitungan dan kelelahan kamu hanya menghabiskan waktu di tempat destinasi untuk proses recovery tubuhmu dari kelelahan yang berlebih.

  • Bertahan sebisa mungkin dan belajar. Ingat bahwa ini adalah petualangan bukan liburan di sebuah resort mewah. Tantang dirimu para mencoba sesuatu yang baru, bisa saja hal tersebut akan menjadi passion baru kamu para traveler petualang.

Jika kamu telah memutuskan untuk memutuskan menjadi seorang traveler petualang maka cobalah untuk meninggalkan zona nyamanmu (comfort zone). Ambil pelajaran berharga yang bisa kamu ambil dari setiap perjalananmu para traveler petualang yang dapat membuatmu menjadi individu lebih baik setelahnya.

Perbedaan Hiking dan Trekking

Untitled-1

Mungkin kita kerap mendengar istilah hiking dan trekking digunakan secara bergantian. Kita juga tahu secara awam bahwa keduanya merupakan kegiatan diluar ruangan sebagai salah satu sarana rekreasi. Tapi apakah kedua istilah tersebut memang sama? Lalu apa perbedaan hiking dan trekking?

Secara sekilas perbedaan hiking dan trekking yaitu hiking atau dalam bahasa pendakian merupakan kegiatan di luar ruangan dengan berjalan kaki di lingkungan alam yang mana jalur yang akan dilewati telah terpetakan atau disebut rute pendakian. Ada pendakian pada siang hari dan pendakian malam hari.

Sedangkan trekking adalah sebuah perjalanan yang panjang, dilakukan dengan berjalan kaki. Kegiatan ini biasanya mengambil tempat atau daerah di mana tidak ada sarana transportasi yang tersedia. Medan trekking tidak melulu gunung, berjalan kaki dalam waktu beberapa hari pada jalur yang belum terpetakan dan lingkungan yang menantang seperti perbukitan atau pegunungan. Untuk mengetahui lebih jauh lagi perbedaan hiking dan trekking sebagai berikut.

  • Perbedaan hiking dan trakking dari segi pengaruh lingkungan.
    Hiker (sebutan untuk para pendaki) dan trekker mengikuti kebijakan yang sama yaitu kebiajakan untuk tidak meninggalkan jejak untuk mengurangi pengaruh dan dampak yang buruk terhadap lingkungan.

Sejumlah pendaki yang selama berpuluh tahun dalam sebuah area atau rute pendakian yang sama dapat merusak lingkungan alam yang mereka lewati melalui pengumpulan kayu, perapian, kotoran yang ditinggalkan, dan meninggalkan barang yang tidak dapat tidak dapat busuk (sampah plastik) yang dapat mencemari sumber air.

Beberapa pendaki telah mengeluhkan penggunaan tongkat untuk mendaki akan meninggalkan jejak yang terlihat berupa lubang disepanjang rute pendakian, hal ini juga dapat merusak tanaman perdu yang berbatasan langsung dengan rute tersebut.

Hal yang umum dikeluhkan lainnya adalah penggunanaan carbide tips (logam pemotong seperti pisau) yang meninggalkan goresan putih pada permukaan bebatuan dan membuat suara bising gerusan.Untuk trekking mungkin akan lebih buruk pengaruhnya mengingat jangka waktu trekking lebih lama.

  • Dari segi lokasi,
    perbedaan hiking dan trekking yakni jika hiking dilakukan pada lingkungan alam, bukit dan jalur pendakian alam yang indah. Lokasi yang digunakan untuk hiking biasanya telan ditandai dengan penunjuk arah atau plang agar para pendaki tidak kehilangan arah dan tersesat.

Sedangkan trekking sendiri bertempat di area yang jarang terjamah sistem transportasi kendaraan bermotor dengan keindahan yang luar biasa. Biasanya dilakukan pada areal pegunungan dan perbukitan. Untuk jalur pada trekking sendiri biasanya belum ditandai dan belum dipetakan pada jalur.

Perbedaan hiking dan trekking, lokasi hiking cenderung lebih populer dan terkenal di Negara kita dibandingkan dengan lokasi untuk trekking. Mungkin juga dikarenakan hiking sedang jadi tren saat ini dibandingkan trekking yang kurang populer.

  • Dari perlengkapan yang digunakan,
    perbedaan hiking dan trekking tergantung kebutuhan yang akan digunakan nanti. Hiking bergantung pada cuaca, apakah cuaca dari medan yang dilalui bersalju, hujan, kering atau tandus. Waktu yang digunakan juga akan sangat berpengaruh, apakah pendakian akan dilakukan pada malam atau siang hari. Jika malam hari setidaknya perlengkapan untuk penerangan sepenjang rute akan sangat diperlukan.

Tenda dan sleeping bag (kantung tidur) diperlukan untuk bermalam dan terhindar dari serangan serangga yang ada di pegunungan. Sepatu pendakian menyesuaikan medan, air, kompas, terkadang juga tongkat daki. Dengan persedian kebutuhan obat atau p3k, dan makanan.

Untuk pendakian jarak pendek, sepatu pendakian (pilihlah yang anti air), baju yang cocok dengan cuaca (topi da jaket anti air), peta dari rute perjalanan yang ditempuh, kompas, persediaan air, makanan dan perlengkapan p3k dapat dibawa. Sementara untuk trekking kebutuhan p3k, tenda, sepatu, kompas, pakaian yang menyesuaikan dengan perubahan suhu lingkunagn setempat terutama jika trekking dilakukan pada area pegunungan.

Pada dasarnya perbedaan hiking dan trekking secara perlengkapan tidak terlalu signifikan. Dalam hiking dan trekking untuk meminimalisir bahaya yang terkait kegiatan ini, seperti tersesat, dehidrasi atau hipotermia, kulit terbakar karena sinar matahari atau membeku karena kedinginan, serangan binatang, ataupun cedera yang tidak diduga.

  • Perbedaan hiking dan trekking secara terminologi.
    Hiking mempunyai sebutan yang berbeda di berbagai belahan dunia. Tramping di new-zealand, bush-walking di Australia. Bushwhacking adalah istilah yang secara spesifik digunakan untuk pendakian melewati hutan yang masih lebat dimana jalur yang ditempuh ditumbuhi vegetasi yang perlu dibabat dengan pisau machete agar dapat melaluinya.

Thru-hiking merupakan istilah yang digunakan terkait perjalanan hiking yang melalui sebuah jalur rangkaian secara penuh pada jalur khusus, seperti jalur alpachia. Sementara trekking dikenal juga dengan backpacking tapi jangan disalah artikan dengan mountaineering.

  • Perbedaan hiking dan trekking menurut hari libur atau hari besarnya.
    Hari mendaki atau hari berjalan sangat populer di daratan eropa, seperti New-Zealand, dan daratan Amerika seperti Chile, Costa Rica, Hawai dan Amerika Utara. Sedangkan untuk trekking sangat populer di kaki gunung Himalaya di Nepal, India dan Bhutan.

Nah itu tadi beberapa perbedaan hiking dan trekking dilihat dari berbagai point. Semoga kamu tidak kebingungan lagi dengan istilah hiking dan trekking.